Dzakirul Husni Lolos Sebagai Microsoft Innovative Educator Expert 2025/2026
Paser (madrasah)– Prestasi membanggakan kembali diraih oleh seorang pendidik dari Kabupaten Paser. Dzakirul Husni, berhasil lolos sebagai Microsoft Innovative Educator Expert (MIEE) Tahun 2025/2026, sebuah program bergengsi internasional yang diberikan oleh Microsoft kepada pendidik berkomitmen tinggi dalam inovasi pembelajaran berbasis teknologi.
Program MIEE merupakan inisiatif global Microsoft yang ditujukan untuk mengakui, mengembangkan, dan memberdayakan para pendidik yang berhasil memanfaatkan teknologi digital, khususnya produk Microsoft, guna menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Setiap tahun, ribuan guru dari seluruh dunia bersaing untuk bisa terpilih, namun hanya mereka yang mampu menunjukkan inovasi nyata dalam kelas yang berhak menyandang predikat tersebut.
Keberhasilan Dzakirul Husni tentu tidak diraih secara instan. Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Paser ini dikenal aktif mengembangkan pembelajaran digital, serta konsisten mendampingi rekan sejawat dalam meningkatkan kompetensi literasi digital. Dedikasi inilah yang menjadi salah satu faktor penting mengantarkannya lolos dalam seleksi ketat MIEE tahun ini.
Menurut Dzakirul, keterlibatan dalam MIEE bukan sekadar prestise, melainkan sebuah bentuk tanggung jawab untuk terus memperbarui metode pembelajaran. “MIEE memberikan kesempatan bagi guru untuk belajar, berbagi praktik terbaik, dan berkolaborasi dengan komunitas pendidik global. Ini adalah ruang berkembang agar pembelajaran kita tidak hanya relevan, tetapi juga inspiratif bagi siswa,” ungkapnya.
Program MIEE juga memiliki arti penting bagi pengembangan profesional seorang pendidik. Melalui program ini, guru mendapatkan akses ke berbagai pelatihan internasional, kesempatan mengikuti konferensi global, hingga peluang untuk menjadi narasumber dalam forum pendidikan. Hal ini memungkinkan pendidik Indonesia, termasuk dari daerah, untuk sejajar dengan pendidik dari negara maju dalam mengimplementasikan pembelajaran abad ke-21.
Mengapa seorang guru perlu mengikuti MIEE? Jawabannya terletak pada tuntutan zaman. Transformasi digital di bidang pendidikan menuntut pendidik untuk lebih adaptif, kreatif, dan mampu menggunakan teknologi sebagai media utama pembelajaran. Dengan menjadi MIEE, seorang guru tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mendapatkan jaringan kolaborasi yang luas, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.
Bagi seorang MIEE, tugas yang diemban tidak hanya terbatas pada kelasnya sendiri. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan (change agent), membimbing guru lain dalam pemanfaatan teknologi, sekaligus menginisiasi program inovatif yang berbasis digital. Dengan demikian, keberadaan seorang MIEE bukan hanya bermanfaat bagi dirinya, tetapi juga bagi komunitas pendidikan di sekitarnya.
Dampak langsung bagi sekolah yang gurunya lolos sebagai MIEE sangat signifikan. Sekolah mendapatkan reputasi sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Selain itu, siswa juga merasakan manfaat berupa pembelajaran yang lebih menarik, modern, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan. Sekolah juga berpeluang lebih besar menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional.
Keberhasilan Dzakirul Husni menjadi MIEE 2025/2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi guru-guru lain di lingkungan sekitarnya, khususnya di Kabupaten Paser, untuk terus meningkatkan kompetensi dan tidak ragu berkompetisi di level global. “Saya percaya, jika guru mau belajar dan berani berinovasi, maka kesempatan untuk berprestasi di panggung internasional sangat terbuka lebar,” tambahnya.
Dengan lolosnya Dzakirul Husni dalam program MIEE, ia sekaligus menjadi wakil bagi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dari sekian banyak guru yang berhasil, hanya terdapat dua guru MI yang lolos, yaitu Dzakirul Husni dari MIN 1 Paser dan satu guru lainnya dari MIN 9 Jakarta Selatan. Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan prestasi personal, tetapi juga membawa nama baik madrasah, daerah, bahkan Indonesia di kancah internasional. Prestasi ini membuktikan bahwa guru dari daerah pun mampu bersaing dan berkontribusi nyata dalam membangun ekosistem pendidikan global yang inovatif dan inklusif.”
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Laga Persahabatan Futsal MIN 1 Paser dan MTsN 1 Paser: Perkuat Kebugaran dan Soliditas Tenaga Pendidik
Paser (madrasah) — Tenaga pendidik dan kependidikan MIN 1 Paser yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ismail, melaksanakan kegiatan laga persahabatan futsal melawan tim dar
Kepala MIN 1 Paser Terpilih sebagai Ketua KKKMI Kabupaten Paser Periode 2026–2029
Paser ( Madrasah ) - Paser, 8 April 2026 — Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Paser, Ismail, S.Ag., secara resmi terpilih sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtid
Dari Evaluasi Menuju Inovasi: Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan Madrasah Berbasis Data
Paser (Madrasah) – Rapat Evaluasi Program Pendidikan Madrasah tingkat Provinsi Kalimantan Timur dilaksanakan pada Jumat, 3 April 2026, sebagai bagian dari upaya strategis dalam me
Evaluasi Realisasi Anggaran, Kamad dan Bendahara Perkuat Tata Kelola Keuangan Madrasah
Paser ( madrasah ), Kegiatan pembahasan realisasi anggaran dilaksanakan melalui pertemuan resmi antara Kepala Madrasah (Kamad) dengan Bendahara Kementerian Agama serta Bendahara Madrasa
Dzakirul Husni, MCE: Ketika Guru Madrasah Menembus Panggung Teknologi Dunia
Di tengah derasnya arus transformasi digital yang kerap dianggap hanya milik guru sains, teknologi, atau informatika, hadir sosok pendidik yang mematahkan batasan tersebut dengan kary
Dzakirul Husni, MCE: Ketika Guru Madrasah Menembus Panggung Teknologi Dunia
Di tengah derasnya arus transformasi digital yang kerap dianggap hanya milik guru sains, teknologi, atau informatika, hadir sosok pendidik yang mematahkan batasan tersebut dengan kary
MIN 1 Paser Perkuat Pendidikan Karakter melalui PESKIL 1447 H, Model Pembelajaran Keagamaan Dinilai Layak Jadi Rujukan
Kepala MIN 1 Paser menyampaikan arahan pembukaan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H. Tanah Grogot — Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Paser (MIN 1 Paser), Kabupaten Pa
SOSIALISASI HASIL RAKOR KEMENAG KALTIM
MIN 1 Paser Siapkan KBM Ramadhan dan Penguatan Program Ekoteologi Paser ( Madrasah )– Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Paser menggelar sosialisasi hasil Rapat Koordinasi (Rakor
MIN 1 Paser Juara Pawai 'Ramadhan Aksi 2026', Angkat Tema Glow Up Your Ramadhan
Paser (min1paser)– Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M terasa berbeda di Kabupaten Paser. Ratusan pelajar dari berbagai madrasah dan sekolah umum memadati jalur pawai Ramadh
Peringatan Isra’ Mi‘raj Nabi Muhammad SAW di MIN 1 Paser Berlangsung Khidmat
Paser (Kemenag) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Paser menggelar peringatan Isra’ Mi‘raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat di Mushola MIN 1 Paser, Selasa (13/
